MENGENAL GAYA BELAJAR ANAK SEJAK DINI

DSC_0220
Reuni KB TK Kreatif Primagama Jl.Godean
March 5, 2018
Lomba Aku Hebat Sekolah Primagama & Plaza Ambarrukmo
INFORMASI – Lomba Aku Hebat 29 April 2018
March 19, 2018

MENGENAL GAYA BELAJAR ANAK SEJAK DINI

Kentungan Foto_35

Oleh : Umi Wulandari, S.E

Nitikan Foto_15Setiap orang tua mempunyai keinginan yang besar terhadap perkembangan putra – putrinya. Baik perkembangan secara fisik maupun perkembangan secara mental. Melihat perkembangan putra – putrinya sungguh suatu anugerah yang tidak terkira bagi orang tua. Bayi mulai menunjukkan perkembangan menatap wajah kedua orang tua, kemudian belajar untuk memiringkan badan, belajar untuk tengkurap, belajar untuk mulai merangkak, berdiri sampailah ke tahap berikutnya adalah mulai berjalan. Tidak hanya berjalan tetapi anak juga menunjukkan keinginan untuk mengucapkan kata – kata yang sering diajarkan oleh orang tua. Mulai dari mengucapkan mama, papa. Sungguh orang tua tidak mau melewati masa – masa perkembangan buah hati kita.

Masa golden age ada masa yang dimana anak sangat membutuhkan rangsangan – rangsangan yang positif dari lingkungan keluarga maupun lingkungan sekitarnya.   Keistimewaan anak sangat berbeda-beda, untuk menghadapi tentunya sangat menguji kesabaran. Ketika putra – putri kita sudah memasuki dunia pendidikan tentulah ada hal – hal yang baru yang mungkin belum didapatkan di lingkungan keluarga. Misalnya adalah, anak belajar bersosialisasi dengan teman seusianya, anak belajar mengelola emosi ketika bergaul dengan teman – temannya. Anak belajar mendapatkan pengalaman,  pengetahuan baru sesuai dengan jenjang usia yang didapatkan dari guru pendidiknya

Kemampuan dalam menerima pengetahuan dan  pengalaman baru tentulah setiap anak akan berbeda. Kita tidak bisa memaksakan seorang anak harus belajar dengan suasanan dan cara yang kita inginkan karena masing masing anak memiliki tipe atau gaya belajar sendiri-sendiri. Kemampuan anak dalam menangkap materi dan pelajaran tergantung dari gaya belajarnya. Anak akan mudah dalam belajar, sedikit banyak dipengaruhi oleh ketepatan kita mengenali tipe gaya belajar anak kita

Siapkah orang tua untuk menghadapi anak – anak kita dalam memahami dan mendampingi perkembangannya? Beberapa hal gaya belajar yaitu:

  1. Gaya belajar anak visual

Seseorang dengan tipe belajar Visual adalah tipe belajar yang cenderung menerima informasi yang paling mudah dan efektif dengan menggunakan indra penglihatan (Visual). Terlihat anak – anak kita benar memperhatikan objek yang diterima. Terlihat seperti belajar seusai keingingan orang tua, karena langsung memperhatikan. Anak-anak akan dengan mudah mengingat sesuatu dari bentuk, penampilan, warna dan sebagainya yang berhubungan dengan visual. Mereka umumnya suka menggambar, suka memperhatikan detail gambar, dan memperhatikan gejala-gejala fenomena alam yang terjadi di sekitarnya. Saat belajar, mereka akan lebih mudah menghafal jika mereka dibantu dengan mind mapping, diagram alur, dan gambar-gambar dalam buku-buku catatan mereka. Anak – anak yang mempunyai gaya belajar visual biasanya tulisannya juga rapi. Konsentrasi tidak terlalu terganggu dengan lingkungan, lebih mengingat apabila belajar langsung dari catatan. Untuk memudahkan orang tua saat mendampingi putra – putri kita dengan memilihkan buku – buku cerita yang banyak menggunakan ilustrasi gambar

  1.     Tipe Belajar Auditori

Seseorang dengan tipe belajar auditori adalah tipe belajar yang cenderung menerima informasi yang paling baik dan efektif dengan memakai indra pendengaran (audio). Anak – anak dengan gaya belajar auditori mengandalkan pendengaran dalam memahami informasi yang diterima. Anak – anak dengan tipe auditori seolah – olah seperti kurang memperhatikan lawan bicaranya atau pemberi informasi. Bukan berate anak – anak auditori tidak memperhatikan tetapi lebih menyerap informasinya dengan mendengarkan tanpa harus memperhatikan pemberi informasi.

Ciri-ciri umum, yaitu:

  • Suka mendengarkan musik
  • Mudah terganggu dengan suara lain saat belajar.
  • Membaca dengan suara keras
  • Senang belajar secara kelompok
  • Senang berdiskusi
  • Pandai berbicara dan merupakan pembicara yang fasih
  • Saat berfikir bola mata cenderung bergerak ke kiri dan kanan

Tips dan Strategi Pembelajaran Auditori:

  • Belajar melalui lagu. Misalnya dalam mengenal hari, huruf dan angka bisa dengan bernyanyi
  • Suasana belajar sunyi dan tenang
  • Rekam materi pembelajaran dalam kaset dan dengarkan sebelum tidur
  • Ikut berpartisipasi dalam diskusi

 

  1. Tipe belajar kinestetik

Anak dengan tipe belajar kinestetik cenderung menerima informasi yang paling baik dan efektif dengan melibatkan gerakan tubuh (gerak, menyentuh dan melakukan). Senang menggunakan media yang bisa disentuh, seperti alat peraga. Anak –anak kinestetik cenderung berpindah – pindah tempat saat melakukan kegiatan.

Ciri-ciri umum, yaitu:

  • Tidak betah duduk dalam jangka lama
  • Tempo bicaranya lambat
  • Belajar tidak mudah terganggu oleh situasi sekitar
  • Belajar melalui manipulasi dan praktek

Untuk membantu anak – anak kinestetik libatkan anak dalam berkreasi dengan benda. Memberikan stimulasi kegiatan belajar dengan menggunakan media peraga. Seperti bermain peran.

Pada dasarnya dalam menerima informasi, setiap anak akan memakai ketiga tipe belajar tersebut. Akan tetapi, biasanya hanya ada satu tipe belajar yang paling dominan. Semakin banyak unsur ketiga tipe belajar ini kita libatkan, semakin baik informasi yang diterima dan dipahami oleh anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *